TANGERANG – Kapolsek Sepatan AKP Fahyani, S.H., menjadi pembina upacara bendera di SMK Cemerlang, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Senin (24/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Jaga Jakarta+ On The Spot sekaligus upaya Polri memberikan pembinaan dan edukasi kamtibmas secara langsung kepada para pelajar.
Dalam amanatnya, AKP Fahyani mengingatkan siswa dan siswi SMK Cemerlang agar tidak terlibat dalam aksi tawuran antarpelajar. Ia menegaskan, tawuran hanya akan membawa kerugian bagi diri sendiri, keluarga maupun pihak sekolah.
“Kami mengimbau kepada seluruh siswa agar tidak melakukan tawuran dengan sekolah manapun. Tawuran tidak memberikan manfaat dan justru dapat merugikan diri sendiri, orang tua, serta sekolah. Kami dari Polsek Sepatan akan melakukan tindakan tegas sesuai aturan apabila ditemukan adanya pelanggaran, ” ujar Fahyani dalam amanatnya.
Selain tawuran, Fahyani juga mengingatkan para pelajar untuk menjauhi narkoba dan obat-obatan terlarang. Menurutnya, penyalahgunaan narkoba dapat merusak masa depan generasi muda serta berdampak pada keluarga dan lingkungan sekolah.
“Jangan pernah mencoba mengonsumsi narkoba maupun obat-obatan terlarang. Jangan sampai masa depan kalian rusak hanya karena salah pergaulan. Apabila ditemukan adanya pelanggaran, tentu akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, ” katanya.
Tak hanya itu, Fahyani meminta para pelajar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Mereka diminta tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya.
“Jangan mudah percaya dengan berita yang beredar di media sosial. Pastikan terlebih dahulu informasi tersebut benar dan dapat dipertanggungjawabkan sebelum menyebarkannya, ” tuturnya.
Upacara tersebut turut dihadiri Kanit Intel Polsek Sepatan Ipda Maryanto, S.H., Camat Sepatan Timur Miftah Shuritho, SSTP., M.M., kepala sekolah, guru dan staf, serta para siswa dan siswi SMK Cemerlang.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan pimpinan dalam rangka memperkuat pembinaan kamtibmas di lingkungan sekolah. Polisi juga ingin memastikan komunikasi dengan pihak sekolah dan para pelajar berjalan secara aktif, khususnya dalam mencegah tawuran, penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat lainnya.
Melalui kegiatan Jaga Jakarta+, Polsek Sepatan berupaya memastikan kehadiran Polri di tengah masyarakat, termasuk di lingkungan pendidikan, sekaligus membangun komunikasi yang efektif antara kepolisian, sekolah, guru, dan para pelajar.
Dengan pendekatan tersebut, diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang aman dan kondusif sehingga para pelajar dapat fokus menuntut ilmu serta mempersiapkan masa depan mereka.

Dimas, S.H.