Tangerang — Jajaran Polsek Teluknaga, Polres Metro Tangerang Kota, kembali menggelar kegiatan cipta kondisi dalam rangka implementasi program Jaga Jakarta+ untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Jumat dini hari (29/5/2026).
Kegiatan dimulai sekitar pukul 01.30 WIB dengan apel kesiapan personel di Mapolsek Teluknaga yang dipimpin Kapolsubsektor Kosambi Ipda Christian Rusmansyah. Sebanyak 13 personel diterjunkan dalam patroli dan razia dini hari tersebut.
Usai apel, petugas langsung melaksanakan razia stasioner di Jalan Raya Kampung Melayu, tepatnya di depan Rumah Makan Warsea, Desa Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.
Dalam razia tersebut, polisi melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan, pengendara, hingga kelompok remaja yang melintas dan dianggap mencurigakan guna mengantisipasi aksi kriminalitas jalanan, tawuran, maupun pelanggaran hukum lainnya.
Setelah operasi stasioner selesai, kegiatan dilanjutkan dengan patroli mobile menyisir sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Teluknaga.
Adapun sasaran patroli meliputi kawasan perumahan, pusat perbelanjaan dan pertokoan, objek vital, kantor pemerintahan, area perbankan, hingga lokasi keramaian masyarakat yang dinilai rawan tindak kriminal maupun aksi vandalisme.
Selain patroli, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat, petugas keamanan lingkungan, hingga tukang ojek agar bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Kapolsek Teluknaga IPTU Kevin Hotlando mengatakan kegiatan cipta kondisi tersebut merupakan langkah preventif untuk menekan potensi gangguan keamanan, khususnya pada jam-jam rawan dini hari.
“Patroli dan razia ini merupakan bagian dari implementasi Jaga Jakarta+ untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, ” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi wilayah Teluknaga terpantau aman dan kondusif. Polisi memastikan patroli serupa akan terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat.

Admin