Jalanan Kota Tangerang di keheningan dini hari mendadak bergeliat. Bukan karena kesibukan aktivitas pagi, melainkan teraliri cahaya lampu rotator yang memecah pekatnya malam. Kendaraan patroli polisi memenuhi sejumlah ruas jalan utama yang biasanya sunyi, menandakan kesiagaan penuh aparat dalam menjaga ketertiban.
Personel berseragam bersiaga di beberapa titik strategis, mengamati setiap pergerakan. Tak terkecuali kendaraan roda dua yang melintas, diperiksa satu per satu untuk memastikan keamanan dan ketenteraman. Ini adalah potret dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang digagas Polres Metro Tangerang Kota bersama jajaran polsek, sebagai bagian dari program JAGA JAKARTA.
Dimulai sejak pukul 01.00 WIB, patroli intensif ini diawali dengan apel gabungan di halaman Gedung Presisi Mako Polres Metro Tangerang Kota. Dipimpin langsung oleh Kabagren Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Supriyadi, sebanyak 47 personel diterjunkan untuk menyisir area yang rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Rute patroli menyasar kawasan yang kerap menjadi perhatian, meliputi Jalan Jenderal Sudirman, KH Hasyim Ashari, hingga pinggiran tol di wilayah Buaran Indah. Area ini seringkali menjadi tempat berkumpulnya remaja hingga larut malam dan tak jarang menjadi arena balap liar.
Di titik-titik tersebut, petugas tidak hanya melakukan pemeriksaan mendalam terhadap kendaraan roda dua, tetapi juga memantau aktivitas warga yang masih beraktivitas hingga larut. Upaya pencegahan dini ini diharapkan dapat meminimalisir potensi tindak kejahatan.
Kehadiran polisi di jalanan pada jam-jam rawan ini disambut positif oleh masyarakat. Banyak yang mengaku merasa lebih tenang dan aman. "Kalau ada patroli begini jadi lebih tenang, apalagi yang pulang kerja malam atau ojol yang masih narik dini hari, " ungkap seorang warga di sekitar Buaran Indah, yang enggan disebutkan namanya.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Raden Muhammad Jauhari, menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan patroli rutin. Tujuannya jelas, menekan angka kriminalitas jalanan, aksi tawuran, yang kerap meresahkan. Ia menekankan bahwa keamanan wilayah adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas kepolisian.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas malam hari, terutama pekerja yang pulang larut, pengemudi ojek online, maupun pedagang yang kembali dari pasar, ” ujar Jauhari.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak mereka. “Jangan sampai anak-anak terlibat tawuran, penyalahgunaan narkoba, minuman keras, maupun tindak kriminal lainnya. Pengawasan keluarga sangat penting, ” tegasnya.
Selain patroli berkeliling, polisi juga gencar melakukan pemeriksaan kendaraan di berbagai titik. Tujuannya untuk mengantisipasi peredaran senjata tajam, narkoba, serta mendeteksi potensi pelaku kejahatan jalanan sebelum mereka beraksi.
Program patroli serupa dipastikan akan terus dilakukan secara berkala. Polres Metro Tangerang Kota bertekad untuk menjaga rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Kota Tangerang, menjadikan setiap sudut kota lebih terlindungi.
